Kisah Nuzulul Quran


Sebenarnya,  saya tak akan menceritakan panjang lebar tentang kisah Nuzulul Quran atau sejarah turunnya Al Quran.  Saya hanya akan menulis secara singkat tentang bagaimana Al Quran diturunkan.

Para ulama telah sepakat bahwa turunnya Al Quran pertama kali pada bulan Ramadlan di suatu malam yang diberkahi atau malam lailatul qodar.  Hal ini sesuai dengan Surat Al Qodar ayat 1,  Surat Al Baqoroh ayat 185 dan Surat Ad Dukhon ayat 31.  Silahkan untuk membuktikan buka saja Al Quran dan lihat terjemahannya biar afdol.

Adapun proses turunnya serta ayat mana saja yang diturunkan,  ada banyak pendapat.  Diantaranya pendapat yang terkuat yang dijadikan pegangan para ulama adalah pendapat Ibnu Abbas.  Menurut beliau,  proses turunnya Al Quran menurut ketiga dalil al Quran di atas terbagi 2 sesi.  Tahap pertama,  Al Quran diturunkan sekaligus secara keseluruhan dari Lauh Mahfuzh ke Baitul Izzah di langit dunia pada malam tersebut.  Tahap selanjutnya adalah diwahyukanya Al Quran kepada Rasulullah secara bertahap selama kurang lebih 23 tahun melalui malaikat Jibril.  Mengenai dalil Al Quran diturunkan kepada Nabi secara bertahap bisa dilihat dalam Surat Asy Syu'ara ayat 192-195 dan surat Al Isra ayat 106.

Turunnya Al Quran secara bertahap jelas mengandung hikmah tersendiri,  diantaranya :

  1. Menguatkan dan meneguhkan hati Rasulullah.
    Maksudnya,  kita tahu bahwa dakwahnya Rasulullah tidak mulus,  melainkan banyak kerikil tajam berupa ancaman dan gangguan dari kaum kafir.  Kaum kafir secara terus menerus melakukan teror kepada Rasulullah.  Nah untuk mensupport dan menguatkan jalan dakwahnya itulah,  Allah menurunkan ayat Al Quran seayat demi seayat sesuai kondisi pada waktu itu.
  2. Mempermudah hafalan dan pemahaman
  3. Merupakan sebuah mukjizat karena berbeda dengan kitab lainnya dimana kitab-kitab sebelum Al Quran diturunkan sekaligus kepada nabinya.
  4. Menyesuaikan dengan kondisi permasalahan yang ada pada saat itu dan kemudian diqiaskan pada zaman sekarang dalam penetapan berbagai hukum di segala bidang kehidupan.
  5. Bukti yang pasti bahwa Al Quran adalah benar-benar wahyu Allah,  karena seandainya Al Quran adalah perkataan manusia yang diturunkan dalam berbagai masa,  niscahya akan timbul berbagai ketidakserasian dan ketidakseimbangan di dalamnya.


Wallahu a'lam.
Sumber Referensi : Mabahis Fii Ulumil Quran, karya Manna Khalil al Qattan.

0 komentar:

Poskan Komentar